Ketum HMI Affandi Ismail Minta Cabang Jaksel Tertibkan Dede Kholidin


Ketum HMI Affandi Ismail Minta Cabang Jaksel Tertibkan Dede Kholidin


lndonesia.org - Komentar Dede Kholidin, yang mengatasnamakan diri sebagai Formatur HMI MPO Badko Jawa Bagian Barat (Jabagbar) hanya ditanggapi santai Ketua Umum PB HMI MPO, Affandi Ismail.

Dede sebelumnya menilai Affandi sebatas mencari sensasi. Poster “Jokowi Harus Turun” yang diunggah Affandi oleh Dede juga disebut sebagai bentuk tindakan makar.

Namun demikian, Affandi justru merasa lucu dengan polah Dede Kholidin. Sebab, menurutnya, bukan baru kali ini saja Dede mengatasnamakan diri sebagai formatur Badko HMI Jabagbar.

“Sudah berulangkali dan keterusan,” tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (2/7).

Padahal, kata Affandi, formatur bukan hanya Dede saja. Tetapi juga ada nama Aceng Hakiki yang merupakan kader terbaik di HMI Cabang Lebak

Di lain sisi,Affandi juga menyoroti kepercayaan Dede Kholidin yang selalu mengklaim bahwa Aceng Hakiki telah mengundurkan diri. Padahal, saat diminta suratnya secara resmi sampai sore ini, Dede Kholidin belum juga mampu menunjukkannya kepada Affandi Ismail selaku Ketua Umum PB HMI.

Sedangkan ketika Affandi Ismail menghubungi langsung saudara Aceng Hakiki, ternyata dia belum pernah membuat surat pengunduran diri sebagai calon Ketua Badko HMI Jabagbar.

“Hal lain yang lucu juga, Dede Kholidin seolah-olah sudah seperti Ketua Badko. Padahal PB HMI belum menetapkan siapa Ketua Badko yang defenitif dari Jabagbar. Ini miris dan menyedihkan,” tegas Affandi.

Menurutnya, Dede Kholidin seperti tidak paham konstitusi HMI, di mana Badko bukan struktur pimpinan melainkan badan koordinasi PB HMI. Sehingga sebagai bagian dari PB HMI tidak pantas mengeluarkan statement yang bertentangan dengan Ketua Umum PB HMI.

Manuver-manuver inkonstitusional Dede Kholidin, kata Affandi bukan hanya baru kali ini saja. Tercatat bahwa Dede juga merupakan salah satu aktor utama atas kegiatan pelantikan yang inkonstitusional dari Ahmad Latupono yang mengaku-ngaku sebagai Ketua Umum PB HMI.

“Saya sederhana bertanya kalau saudara Ahmad Latupono adalah Ketua Umum PB HMI, maka beliau terpilih di Kongres mana, kapan dan tanggal berapa? Lalu siapa yang melantik beliau sebagai formatur Ketua Umum PB HMI?” tegasnya sembari memastikan Ahmad Latupono dan Dede Kholidin tidak bisa menjawab pertanyaan itu.

Atas dasar tersebut, Affandi merasa lucu jika Dede Kholidin masih mengatakan terjadi dualisme di tubuh PB HMI MPO.

Pernyataan itu juga dinilai tidak mendasar. Sebab, cabang asal Dede Kholidin, yaitu HMI Cabang Jakarta Selatan dan cabang asal Ahmad Latupono, yaitu HMI Cabang Jakarta memilih untuk di-SK-kan dan dilantik oleh PB HMI yang sah di bawah kepemimpinan Affandi Ismail.

“Pengurus HMI Cabang Jakarta saya lantik langsung. Padahal itu cabang saudara Ahmad Latupono,” tegasnya.

“Saya justru menilai bahwa saudara Dede Kholidin inilah yang sedang mencari sensasi. Olehnya itu, saya menegaskan kepada Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Selatan untuk segera menertibkan kadernya tersebut karena hanya akan mencederai nama baik organisasi HMI,” tutupnya.(RMOL)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.