Terobos Lampu Merah, Mobil Polisi Ini Tabrak Pengendara Motor hingga Terpental


Terobos Lampu Merah, Mobil Polisi Ini Tabrak Pengendara Motor hingga Terpental

lndonesia.org -  Mobil polisi 18-X menabrak pengendara motor di perempatan jembatan BAT Surabaya, Senin (7/6/2021). Akibat tabrakan ini, pengendara motor terpental dan terluka di bagian kaki dan kepala. 

Kerasnya benturan juga menyebabkan motor maupun mobil polisi rusak parah. Saat ini kecelakaan ditangani Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya. Sementara korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Akibat peristiwa tersebut, lalu lintas Jalan Raya Ngagel Surabaya sempat terganggu. 

Menurut sejumlah saksi, tabrakan terjadi setelah mobil polisi jenis sedan melaju kencang dari arah selatan dan menerobos lampu merah. Sementara dari arah barat muluncur kendaraan milik korban. 

"Tabrakannya keras sekali, sampai pengendara motor terpental tiga kali. Untunya terlindungi sama motornya sendiri," kata salah seorang saksi, Agung Mega Nanda. 

Agung mengatakan, mobil polisi 18-X awalnya berada dalam iring-iringan mobil polisi lainnya. Namun, mendekati perempatan, mobil yang dikendarai Brigadir Charles tersebut tertinggal jauh dengan rombongan. Sementara lampu sudah menyala merah.  

Bukannya mengurangi kecepatan, mobil justru menambah kecepatan sehingga menabrak motor dari arah samping. "Mobil memang sudah menyalakan sirine. Tapi waktu itu, lampu sudah merah," katanya. 

Pengendara motor Rizkita mengaku tidak tahu bahwa ada suara sirine dari mobil polisi tersebut. Karena itu dia melaju begitu mengetahui lampu hijau. "Pas hijau saya jalan, tiba-tiba dari selatan ada mobil sedan melaju kencang dan langsung nabrak," katanya sambil mengeluh sakit. 

Sementara itu, pengemudi mobil polisi Brigadir Carles mengaku sudah membunyikan sirine dan rotator saat melintas di perempatan. "Pengendara lain berhenti. Namun satu motor melaju hingga tertabrak," katanya. 

Carles juga mengaku sengaja melaju kencang karena ketinggalan dengan mobil rombongan. Pascakejadian dia juga langsung menepi dan membantu menolong korban. Bukan berusa melarikan diri seperti ramai dibicarakan warga.  []

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.