MTZ: Pembongkaran Jalur Sepeda Cuma Buang-buang Duit, Salah Siapa?


MTZ: Pembongkaran Jalur Sepeda Cuma Buang-buang Duit, Salah Siapa?


lndonesia.org - Isu pembongkaran jalur sepeda permanen yang ada di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, mendapat sorotan dari anggota DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli.

Pria yang akrab disapa MTZ ini menilai, munculnya wacana ini menunjukkan kurangnya koordinasi antara Pemerintah Pusat, Polri, dan Pemprov DKI.

"Kalau jalan sepeda permanen itu akhirnya dibongkar, maka artinya ada kemubaziran dana sebesar 30 M. Salah siapa ini?" tanya MTZ saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (18/6).

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, keberadaan jalur sepeda di Jakarta merupakan keniscayaan yang justru harus dikembangkan.

Hal itu sebagaimana yang juga dilakukan oleh kota-kota besar lainnya di dunia.

"Tinggal dibuat aturan lalu lintas yang lebih ketat. Misalnya peraturan lalu lintas direvisi. Tilang bukan hanya untuk kendaraan bermotor saja tapi untuk sepeda juga," jelas anggota komisi B DPRD DKI Jakarta ini.

"Demikian juga helm dan pengaman lain wajib dipakai pesepeda. Kalau tidak pakai maka kena tilang," tutup Taufik Zoelkifli.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menyetujui jalur sepeda permanen di ruas Jalan Sudirman-Jalan Thamrin dibongkar.

Hal itu disampaikan Listyo Sigit menanggapi usulan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang meminta keberadaan jalur sepeda tidak menjadi diskriminasi terhadap pengguna jalan lain. (RMOL)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.