Heboh, Beredar Video yang Menyebutkan Jokowi Mudik: 'Woi, RI-1 Pulang Kampung'


Heboh, Beredar Video yang Menyebutkan Jokowi Mudik: 'Woi, RI-1 Pulang Kampung'


lndonesia.org - Sebuah video yang menayangkan iring-iringan rombongan diduga pengawalan terhadap Presiden Joko Widodo viral di media sosial.

Dalam rekaman video tampak sejumlah kendaraan yang digunakan petugas keamanan yang terdiri dari TNI dan Polri mengiringi sebuah mobil yang menurut perekam video adalah mobil Presiden Joko Widodo yang sedang melakukan mudik.

Ketika iringan kendaraan tersebut melintas, sejumlah kendaraan lain tampak berhenti sejenak.

Terdengar dari rekaman tersebut si perekam menyebutkan kendaraan plat B dan rombongan RI-1 (Kendaraan Presiden) pulang kampung.

"Ini Letter B, kalau ini pulang atau mudik ni? kek begini ni, wey, pulang apa mudik itu?," ucap si perekam video.

Tampak sejumlah kendaraan beriringan bersama mobil pengawalan dari kepolisian. Umumnya kendaraan yang melintas dan menjaga berplat B.

"Udah buka wilayah, pulang kampung, RI-1 pulang kampung tuh, RI-1 pulang kampung, woi," ucap si perekam video.

Video tersebut diunggah oleh pemilik akun Twitter @FKadrun pada tanggal 8 Mei 2021 pukul 12.52 wib.

Menanggapi unggahan tersebut, seorang netizen mengatakan ketika itu presiden ada kunjungan kerja peresmian pembangkit listrik di Surabaya. Tapi ketika pulang apa presiden singgah ke solo atau tidak, belum diketahui.

"Katanya itu kunjungan kerja peresmian pembangkit listrik gitu bang, rada2 ngejebak juga sih ini jadinya, tp sepulangnya dari Surabaya dia nyinggah solo atau kagak juga ga tau," kata @mafa_yulie.

Ada juga netizen yang bilang walikota Solo juga telah melarang mudik.

"Bukannya udah dilarang sama walkot solo?," tulis akun @RhAshadi.

Netizen lain menyebutkan, apakah mudik presiden menggunakan iring-iringan kendaraan pengawalan.

"Logika akal sehat hrs mikir..apa iya pres pulkam pakai iring2 an. Kl mau  mudik ya diam2 knapa." tulis akun @Bayuari4.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pihak yang memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar ini.

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.