Kirim Surat ke Menlu, KAMI Minta Pemerintah Respons AS Terkait Laut China Selatan


Kirim Surat ke Menlu, KAMI Minta Pemerintah Respons AS Terkait Laut China Selatan

lndonesia.org - Keputusan Amerika Serikat yang menolak klaim China atas Laut China Selatan harus segera disikapi pemerintah Indonesia.

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bahkan telah mengirimkan surat kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia pada 18 Februari 2021 yang isinya meminta pemerintah Indonesia merespons positif keputusan AS tersebut.

Menurut KAMI, sangat penting untuk mencermati pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken yang menegaskan bahwa AS menolak klaim Tiongkok atas Laut China Selatan yang berada di luar persetujuan hukum Internasional.

Selain itu, AS juga menyatakan akan berpihak kepada negara-negara ASEAN atas kemungkinan terjadinya konflik di kawasan Indo-Pasifik.

"KAMI menyambut baik sikap Amerika Serikat tersebut sebagai langkah penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan kawasan ASEAN," bunyi surat tersebut seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/2).

Sikap AS yang sejatinya mempunyai hak veto di Dewan Keamanan PBB tersebut menjadi penguat bahwa yang dilakukan China atas Laut China Selatan telah melanggar hukum Internasional UNCLI OS 1982.

Menurut KAMI, hal tersebut perlu mendapat tanggapan serius oleh negara-negara anggota ASEAN, khususnya Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN dengan mengajak secara aktif seluruh negara ASEAN lainnya untuk menghormati dan bersungguh-sungguh menjaga komitmen dalam menjalankan hukum Internasional dengan tetap menghormati kedaulatan masing-masing negara.

"Hal ini sesuai dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Karena itu Indonesia sebagai negara anggota aktif PBB, perlu segera meningkatkan peran diplomasi di Internasional untuk menjaga ketertiban dan perdamaian khususnya di kawasan ASEAN, di dunia pada umumnya," bunyi paragraf keempat dalam surat KAMI bernomor 56/PRES-KAMI/B/II/2021 itu.

Apalagi, AS sebagai mitra strategis ASEAN berkepentingan untuk menjaga investasinya melalui stabilitas politik dan terus mendorong pertumbuhan ekonomi ASEAN yang berdampak pada ekonomi Internasional.

Kedekatan AS terhadap ASEAN pun sudah berlangsung sejak lama, khususnya dalam bentuk kerja sama di bidang ekonomi dan keamanan.

"Oleh kare itu, Indonesia sebagai tuan rumah kantor ASEAN perlu memberikan respons positif dan cepat dengan langkah-langkah strategis, untuk menghindari semakin memanasnya kawasan Laut China Selatan di tengah-tengah krisis ekonomi global dan pandemi Covid-19," tutup surat KAMI ini.

Surat tersebut ditandatangani oleh Komite Eksekutif KAMI, Adhie M. Massardi, M. Gede Siriana Yusuf, dan Radhar Tribaskoro serta ditandatangani oleh Presidium KAMI, Jenderal TNI (Purn) Gator Nurmantyo, Prof Rochmat Wahab, dan Prof M. Din Syamsuddin. []

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.