Di Ujung Tanduk, Melania-Trump Dikabarkan Tinggal Menghitung Hari Sampai Perceraian Tiba


Di Ujung Tanduk, Melania-Trump Dikabarkan Tinggal Menghitung Hari Sampai Perceraian Tiba

lndonesia.org - Donald Trump kalah telak dari pesaingnya, Joe Biden dalam pemilu Amerika Serikat tahun ini. Di tengah hiruk-pikuk politik yang sedang menghangat di negeri Paman Sam, muncul kabar kurang sedap dari rumah tangga sang petahana, Trump.

Ada kabar yang berhembus yang menyebut bahwa istri Donald Trump, Melania Trump, hanya tinggal menghitung hari sampai perceraian.

Daily Mail pada akhir pekan ini (Minggu, 8/11) mengabarkan bahwa mantan ajudan Melania, yakni Stephanie Wolkoff menyebut bahwa saat Donald Trump menang dalam pilpres tahun 2016 lalu, Melania justru menangis.

"Dia (Melania) tidak pernah mengharapkan dia (Trump)  menang," ujarnya.

Dia menambahkan, Melania menunggu lima bulan setelah Trump dilantik sebagai presiden Amerika Serikat, sebelum pindah dari New York ke Washington.

Pada saat itu, kabar yang beredar adalah, Melania tidak langsung ikut pindah ke Washington bersama Trump karena putra pasangan tersebut, Barron Trump masih harus menyelesaikan sekolahnya.

Namun, Wolkoff mengungkapkan fakta lainnya. Dia menyebut bahwa pada sata itu, Melania sedang merundingkan perjanjian pasca pernikahan untuk memberi Barron bagian yang sama dari kekayaan Trump.

Wolkoff menuduh, Trump dan Melania memiliki kamar tidur terpisah di Gedung Putih dan mereka menjalankan pernikahan transaksional.

Sumber lain yang dikutip Daily Mail, yakni sesama mantan asisten Melania, Omarosa Manigault Newman, mengklaim bahwa pernikahan transaksional pasangan itu selama 15 tahun telah berakhir.

"Melania menghitung setiap menit sampai dia (Trump) keluar dari kantor (Gedung Putih) dan dia dapat bercerai," ujarnya.

"Jika Melania mencoba menarik penghinaan terakhir dan pergi saat dia (Trump) menjabat (sebagai presiden), dia (Trump) akan menemukan cara untuk menghukumnya," sambungnya.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak manapun soal desas-desus hubungan Trump dan Melania.

Namun di hadapan publik, Melania kerap menyebut bahwa hubungannya dengan sang suami sangat hebat.

Meski begitu, jika melihat rekam jejak Trump, dia juga pernah memiliki perjanjian dengan istri keduanya, yakni Marla Maples. Perjanjian itu mencegah Maples untuk menerbitkan buku apa pun atau memberikan wawancara yang mengkritik Trump.

Pengacara Christina Previte mengatakan kemungkinan Melania telah menyetujui perjanjian serupa dengan Trump. []

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.