Jokowi: Saya Mengambil Risiko Untuk Mengatasi Pandemi Covid-19


Jokowi: Saya Mengambil Risiko Untuk Mengatasi Pandemi Covid-19
lndonesia.org - Banyak hal telah dilakukan pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 di tengah keterbatasan keuangan negara.

Bapak Ibu, saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air, banyak yang telah pemerintah lakukan, banyak sekali. Macam-macam programnya di tengah keterbatasan keuangan negara saya mengambil risiko untuk mengatasi masalah ini," ujar Jokowi dalam video yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (4/10).

Jokowi pun menampilkan data program perlindungan sosial per 30 September 2020 yang telah dilakukannya. Dari data tersebut, terlihat beberapa program yang dilaksanakan seperti program keluarga harapan (PKH) sebesar Rp 36,3 triliun untuk 10 juta keluarga, program sembako Rp 32,4 triliun untuk 19,4 juta keluarga, bansos tunai sembako sebesar Rp 4,62 triliun untuk 9 juta keluarga, program sembako Jabodetabek sebesar Rp 4,46 triliun untuk 1,9 juta keluarga, program diskon listrik sebesar Rp 6,97 triliun untuk 31,4 juta keluarga.

Selanjutnya, program BLT non-Jabodetabek sebesar Rp 25,54 triliun untuk 9,2 juta keluarga, kartu prakerja sebesar Rp 19,46 triliun untuk 5,48 juta keluarga. program BLT dana desa sebesar Rp 12,28 triliun untuk 7,6 juta keluarga, bansos beras penerima PKH sebesar Rp 1,05 triliun untuk 2 juta keluarga, Banpres produksitf dan Banpres modal kerja sebesar Rp 17,8 triliun untuk 7,41 juta keluarga, dan program subsidi gaji sebesar Rp 13,98 triliun untuk 11,65 juta keluarga.

"Angka-angkanya silakan dilihat sendiri di tampilan yang ada, berapa ratus triliun yang kita kerahkan untuk mengatasi wabah maupun untuk membantu warga," tandas Jokowi. (Rmol)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.