Hinca Pandjaitan: Kebebasan Demokrasi Terancam Karena Komunikasi Pemerintah Jelek


Hinca Pandjaitan: Kebebasan Demokrasi Terancam Karena Komunikasi Pemerintah Jelek

lndonesia.org - Persepsi publik mengenai demokrasi Indonesia kian merosot lantaran masyarakat takut berbicara di ruang publik. Pasalnya, masyarakat takut salah berbicara akan berujung pada pidana.

Politisi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menyampaikan, banyak masyarakat yang takut untuk menyuarakan aspirasinya karena komunikasi antara pemerintah dan masyarakat buruk.



“Tentang takut berbicara. Ini juga kalau kita gabungkan angka-angka itu (survei Indikator), saya melihat ini terjawab dengan apa yang disampaikan Presiden Jokowi, komunikasi yang buruk atau komunikasi yang jelek,” kata Hinca dalam acara diskusi virtual rilis survei nasional Indikator Politik Indonesia bertajuk Politik dan Pilkada Era Pandemi, Minggu (25/10).

Menurutnya, pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut buruknya komunikasi para menteri ke masyarakat tentang UU Cipta Kerja memiliki arti kualitas demokrasi di pemerintahan Jokowi menurun.

“Ini kan Pak Presiden Jokowi mau mengatakan, buruknya komunikasi para menteri dan para elite bisa kita pahami (berakibat) demokrasi menjadi buruk, kalau tidak ingin disebut mundur jauh dan resesi,” tandasnya.(RMOL)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.