Heboh Viral Penampakan Tuyul di Priok


Heboh Viral Penampakan Tuyul di Priok
lndonesia.org - Rekaman CCTV warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), menimbulkan geger. Warga meyakini kamera pengawas telah merekam aktivitas makhluk halus, yaitu tuyul.
Dalam video CCTV yang viral, tampak bayangan putih bergerak. Rekaman itu diambil pada Juli lalu.

"(Terekam di CCTV rumah saya itu) pertengahan Juli. (Tuyul ini muncul) terus nggak sengaja orang tua saya bangun jam 02.00 WIB. Lihat handphone, tiba-tiba lihat ada kayak asap putih atau awan putih begitulah. Terus kayak loncat-loncat, dari situ sampai jam 06.00 WIB pagi masih ada (penampakan tersebut)," kata pemilik CCTV, Krispian (29), saat ditemui di rumahnya di Warakas, Tanjung Priok, Jakut, Jumat (11/9/2020).

Krispian menuturkan bayangan putih itu hanya sekali terekam CCTV-nya. Krispian sendiri sudah 4 bulan memasang CCTV di kediaman orang tuanya.

"Lagi itu nggak lama, ada (warga) yang (cerita) hilang (uang) juga. Terus ada juga yang cerita lihat (tuyul) di kolong tol, ngejar, tapi ngilang," ungkap dia.

Tetangga Krispian, May (29), mengaku sering kali kehilangan uang. Dia meyakini uangnya hilang karena diambil tuyul.

"Kalau masalah itu aku sering hilang (uang). Selembar doang, Rp 50 ribu, Rp 100 ribu," kata May ketika ditemui detikcom di lokasi kemarin.

Pemilik warung ini mengatakan kehilangan uang hampir tiap minggu. Uangnya ini hilang sejak tahun lalu hingga Juli 2020.

"Kadang aku kan uang taruh aja gitu kan di laci, nggak aku rapihin. Setelah itu aku rapihin tuh, aku pisahin yang buat besok ke pasar. Nah, yang ke pasar itu pasti aku taruh (uang) entah Rp 100 ribu atau Rp 200 ribu, atau Rp 150 ribu, itu pasti hilang. Cuma aku nggak bilang ke keluarga. Takutnya aku dikira teledor, gitu," ungkapnya.

Awalnya, May hanya berpikir uangnya jatuh. Namun, setelah muncul video diduga penampakan tuyul di lingkungan tempat tinggalnya itu, May curiga uangnya diambil tuyul.

"Iya, makanya pas CCTV itu kan, terekam (sosok tuyul) istrinya (pemilik CCTV) kan temen aku, cerita kan, 'Oh, pantesan uang aku sering hilang'. Tapi aku sebelumnya nggak mikir karena itu ya, nggak negatif ke situ. Mungkin aku teledor naro atau jatuh, gitu," jelasnya.

Soal viralnya rekaman CCTV ini, polisi pun mengimbau warga untuk tenang dan tidak mempercayai hal berbau mitos tersebut. Terkait laporan warga yang mengaku kehilangan uang tersebut, Budi mengatakan pihaknya mengimbau warga untuk datang membuat laporan ke kantor polisi.

"Jangan percaya mitos ya, pencurian lewat tuyul atau apa. Yang jelas harus jelas bukti materialnya, maksudnya tuh unsur pidananya jelas, tersangkanya jelas, baru kita sidik (penyidikan)," kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Budi Cahyono ketika dihubungi wartawan, Sabtu (12/9).

Namun dia juga mengingatkan laporan tersebut harus disertai bukti dan saksi yang jelas. Dia lalu menjelaskan tahapan penyelidikan hingga penyidikan suatu perkara di kepolisian.

"Kalau tuyul segala macam kan mistis ya. Nggak ada aturan yang mengatur di Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jadi ya jangan percaya sama klenik-klenik. Kalau ada tersangkanya terbukti maling dan bukti petunjuk, ada saksinya cukup, keterangan ahli, ya kita lakukan penyelidikan, penangkapan ya," terang Budi.

Budi menegaskan kepada warga untuk tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa. Polisi, kata Budi, selalu terbuka menerima laporan jika warga yang merasa dirugikan dan memenuhi unsur pidana.

"Jadi kalau memang dia kehilangan, kita secara terbuka menerima laporan sepanjang ada bukti dan saksi. Kalau mitos itu jangan besar-besarkan. Sekarang kan ranah hukum nggak bisa dijadikan alat bukti mitos-mitos itu. Jadi imbauannya, jangan percaya mitos aja," tegas Budi.(dtk)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.