Siapkan Struktur Hukum Medsos, Erdogan: Bagaimana Jika Ponsel Anda Diretas, Foto Pribadi Dicuri Dan Dipublikasikan Di Twitter Atau Facebook?


Siapkan Struktur Hukum Medsos, Erdogan: Bagaimana Jika Ponsel Anda Diretas, Foto Pribadi Dicuri Dan Dipublikasikan Di Twitter Atau Facebook?
lndonesia.org - Dalam sebuah konferensi daring bersama kaum muda dari seluruh Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan komitmennya membuat aturan hukum untuk internet yang lebih aman.
Hal itu disampaikan Erdogan saat menjawab pertanyan seorang peserta. Ia menyatakan bahwa media sosial dan platform lainnya telah menjadi tempat di mana semua jenis kebohongan, fitnah, dan kejahatan menyebar.

“Platform digital dan media sosial bukanlah sesuatu yang harus kita abaikan. Jika saya membenci media sosial, saya tidak akan menggunakannya terlalu banyak,” kata Erdogan, yang juga pengguna Twitter yang produktif dengan 16,2 juta pengikut.

Dalam kesempatan itu, Erdogan juga mengkritik situs web yang tidak menghapus konten yang menyesatkan, palsu, memfitnah meskipun sudah ada keputusan pengadilan.

“Bagaimana jika ponsel Anda diretas dan foto pribadi Anda dicuri dan dipublikasikan di Twitter atau Facebook? Setiap warga negara berhak atas perlindungan reputasi mereka secara online. Adalah tugas saya untuk memastikan semua warga negara dapat menggunakan media sosial secara efisien dan berdasarkan moral,” ungkapnya, seperti dikutip dari Daily Sabah, Jumat (26/6).

“Kami sedang mempersiapkan struktur hukum yang kuat untuk memastikannya. Peraturan hukum akan membantu negara kita untuk mengakses konten online yang kaya dan dapat dipercaya, ”kata Erdogan.

Tak hanya bicara soal kemanan internet, pada kesempatan itu Erdogan juga berbicara tentang banyaknya lulusan universitas yang jadi pengangguran.

“Turki memiliki potensi besar dan kami bertekad untuk menciptakan lapangan kerja bagi setiap orang muda dengan pengalaman dan keterampilan,” kata Erdogan.

Erdogan memperingatkan bahwa pemuda tidak boleh berpikir bahwa setiap lulusan universitas akan dipekerjakan di sektor publik.

“Pekerjaan nyata akan di sektor swasta, di bidang manufaktur, perdagangan dan pertanian. Saya meminta para pemuda untuk memercayai keterampilan mereka dan mencari masa depan di sektor swasta,” katanya.

Terkait pandemik Covid-19, Erdogan mengatakan tanggung jawab besar ada di tangan kaum muda. Mereka dituntut untuk selalu mengikutiprotokol kesehatan yang berlaku. Hal ini terkait dengan jumlah kematan akibat Covid-19 yang tak kunjung turun akibat banyaknya orang yang tak mematuhi berbagai protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Kami meredakan beberapa pembatasan tetapi jumlah kasus baru dan kematian tidak turun ke tingkat yang kami inginkan. Ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh meninggalkan kehati-hatian. Pemuda memiliki tanggung jawab besar untuk mengikuti aturan. Setiap konsesi dari aturan dapat menyebabkan kerugian orang dewasa"

"Kami melihat peraturan tidak dipatuhi di banyak tempat, seperti di tempat piknik, kami melihat orang-orang bergandengan tangan (tidak mematuhi jarak sosial). Ini adalah masalah bagi kami," kata Erdogan. (Rmol)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.