Jubir COVID Ungkap Sebaran Kasus Tertinggi Corona di Indonesia


Jubir COVID Ungkap Sebaran Kasus Tertinggi Corona di Indonesia
lndonesia.org - Kasus konfirmasi positif di tanah air hingga pukul 12.00 siang, Kamis 11 Juni 2020 tercatat ada penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 di tanah air sebanyak 979 kasus. Dari data tersebut diketahui total kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 35.295 kasus. 

"Spesimen yang diperksa hari ini sebanyak 16.702 spesimen. Sehingga total spesimen yang telah diperiksa sebanyak 463.620 spesimen. Ini memberikan tambahan kasus positif yang kita konfirmasi sebanyak 979 orang. Sehingga totalnya menjadi 35. 295 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah untuk penangan COVID-19  Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan secara streaming di YouTube BNPB, Kamis 11 Juni 2020.

Yuri merinci dari besaran penambahan kasus positif hari ini terlihat ada beberapa provinsi yang masih cenderung tinggi penambahan kasusnya di antaranya Jawa Timur, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan dan Sumatera Utara. 

Untuk Jawa Timur, kata Yuri hari ini dilaporkan ada penambahan kasus sebanyak 297 kasus positif baru, sehingga total kasus konfirmasi positif di Jawa Timur ada sebanyak 7.103 dan dilaporkan ada 112 pasien sembuh hari ini. Kemudian untuk Sulawesi Selatan dilaporkan ada penambahan kasus sebanyak 141 kasus positif baru hari ini, sehingga total kasus mencapai 2.524 kasus dan dilaporkan tidak ada pasien yang sembuh.

Untuk DKI Jakarta dilaporkan ada penambahan kasus sebanyak 128 kasus positif baru hari ini, sehingga total kasus mencapai 8.650 kasus dan dilaporkan sebanyak 144 pasien yang sembuh. Untuk Kalimantan Selatan dilaporkan ada penambahan kasus sebanyak 69 kasus konfirmasi positif baru hari ini, sehingga total kasus mencapai 1.634 kasus dan dilaporkan sebanyak 36 pasien yang sembuh.

Terakhir Sumatera Utara dilaporkan ada penambahan kasus sebanyak 45 kasus konfirmasi baru hari ini, sehingga total kasus mencapai 680 kasus dan dilaporkan sebanyak 12 pasien yang sembuh.

"Kalau dirinci lebih lanjut pada masing-masing provinsi sebagai contoh Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, spesimen yang kita terima lebih banyak spesimen dari hasil kontak tracing yang saat ini sangat agresif dilaksanakan dinas kesehatan setempat. Ini merupakan bagian arahan dari presiden bahwa sumber penularan yang ada di masyarakat harus dicari yaitu dengan melakukan kontak tracing dan kemudian melakukan pemeriksaan," kata Yuri. 

Yuri melanjutkan, ada sebanyak 18 provinsi yang hari ini melaporkan penambahan kasus di bawah 10. Dan ada 9 provinsi yang dilaporkan tidak ada penambahan kasus hari ini seperti Aceh, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Riau, Maluku dan Nusa Tenggara Timur. 

"Hal yang cukup menggembirakan bahwa di beberapa provinsi seperti Sumatera Selatan dilaporkan ada 45 kasus konfirmasi hari ini namun dilaporkan ada 55 orang yang sembuh. Nusa Tenggara Barat dilaporkan ada 11 kasus, dan 44 orang sembuh. Kalimantan Barat hari ini tidak ada penambahan kasus baru tapi ada 7 pasien sembuh," jelas Yuri.[viva]

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.