AS Ketahuan Beri Santunan Jutaan Dolar Pada YPG/PKK, Bagaimana Reaksi Turki?


AS Ketahuan Beri Santunan Jutaan Dolar Pada YPG/PKK, Bagaimana Reaksi Turki?
lndonesia.org -Amerika Serikat (AS) ternyata telah memberikan bantuan keuangan hingga jutaan dolar kepada Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin oleh kelompok YPG/PKK.
Menurut keterangan sumber-sumber yang berbicara dengan syarat anonim kepada Anadolu Agency, bantuan senilai 21 juta dolar AS tersebut diberikan untuk mengurangi dampak dari Caesar Act atau Undang-Undang Perlindungan Sipil Suriah.

Pada 17 Juni, Washington telah menjatuhkan sanksi kepada Presiden Suriah, Bashar al-Assad beserta istri dan pemerintahannya karena diduga terlibat dalam kejahatan perang. Sanksi tersebut bagian dari Caesar Act yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump pada Desember.

Sumber-sumber mengatakan, bantuan tersebut digunakan untuk meningkatkan gaji anggota di wilayah yang diduduki sebesar 150 persen.

Bantuan sendiri bukan sekali diberikan. Pejabat AS dilaporkan telah menjanjikan dukungan serupa jika kelompok teroris tersebut membutuhkan lebih banyak.

Ketika dikonfirmasi, jurubicara koalisi yang dipimpin AS, Kolonel Myles B. Caggins III mengatakan, koalisi baru-baru ini memang memberikan 1,2 juta dolar AS dan pasokan medis untuk pencegahan Covid-19 bagi SDF.

Sementara jurubicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, pihaknya belum memberikan bantuan keuangan kepada SDF.
SDF sendiri sebagian besar diawaki oleh YPG/PKK. Sementara YPG/PKK merupakan organisasi teroris yang ditunjuk oleh Turki dan AS. Meski begitu, AS terus mengandalkan YPG sebagai mitra utama di Suriah timur laut meski Ankara keberatan.

Dukungan keuangan AS bagi YPG diyakini akan menjadi tekanan yang besar bagi hubungan AS dan Turki yang beberapa kali telah dihantam berbagai tantangan dan rintangan. (Rmol)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.