Akhirnya PKS Masuk Daftar Anggota Panja Jiwasraya, Andre Rosiade: Tuduhan Pak Tifatul Terbukti Salah!


Akhirnya PKS Masuk Daftar Anggota Panja Jiwasraya, Andre Rosiade: Tuduhan Pak Tifatul Terbukti Salah!


lndonesia.org - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya bergabung dengan Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya yang dibentuk Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat. Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade pun menyindir sikap PKS itu bertentangan dengan tudingan Tifatul Sembiring terhadap dirinya.

"Pernyataan Tifatul yang bilang saya tukang klaim bahwa semua fraksi setuju Panja Jiwasraya di Komisi enam, tidak terbukti," kata Andre kepada wartawan, Selasa (21/1).

Andre juga menulis di akun Twitternya:

"Seluruh Fraksi mengirimkan nama utk menjadi Anggota Panja Jiwasraya di Komisi 6, kecuali Demokrat yg masih menunggu keputusan pimpinan. Jadi tuduhan pak @tifsembiring bahwa sy tukang klaim terbukti SALAH. Berpolitiklah secara jujur utk mencari Solusi bukan utk drama pencitraan."

Andre juga menyertakan foto daftar nama anggota Panja. Di sana tertera nama politikus PKS.

Sebelumnya, politkus PKS, Tifatul Sembiring, menyebut Andre tukang klaim lantaran PKS tak setuju pembentukan panja, melainkan mengusulkan pansus. Tifatul juga menyindir lewat akun twitternya tentang sikap Gerindra yang melunak dari awalnya yang mengusulkan pansus.

Andre dan Tifatul akhirnya saling sindir di media sosial. Andre membalas agar Tifatul mengecek rekaman rapat di Komisi VI. Andre ngotot menyebut kader PKS di Komisi VI juga tak menolak pembentukan panja.

Belakangan, perdebatan itu berakhir dengan Tifatul memblokir akun Twitter Andre.

Anggota Komisi VI DPR dari PKS, Amin A.K. mengatakan partainya bergabung dengan panja atas dasar kebijakan fraksi. Partainya tak ingin kehilangan kendali mengawasi penanganan kasus Jiwasraya dan tetap mendorong pembentukan pansus.

"Kami sampaikan ke pimpinan tadi, keinginan kami dari PKS adalah masalah Jiwasraya ini ditangani dengan cara pansus, tapi kami tetap menyetorkan nama untuk panja agar kami bisa mengikuti perkembangannya," kata Amin di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (21/1).[rmol]

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.