Header Ads

Loading...

BPN Sindir Jokowi Bicara Gim ML Saat Warga Keluhkan Listrik


BPN Sindir Jokowi Bicara Gim ML Saat Warga Keluhkan Listrik

[lndonesia.org] - Andre Rosiade, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo gagal memahami kondisi rakyat saat ini.

Hal ini disampaikan Andre merespons pertanyaan Jokowi kepada Prabowo dan Sandiaga seputar rencana pengembangan gim Mobile Legends atau (ML) di Indonesia dalam debat terakhir Pemilihan Presiden 2019 Sabtu (13/4) malam. Padahal, sejumlah warga mengeluhkan tarif listrik yang dinilai tinggi.

Andre juga mempertanyakan kegiatan blusukan yang selama ini dilakukan petahana tersebut.

"Jokowi blusukan ke mana-mana kok gagal mendapat aspirasi masyarakat," kata Andre melalui sambungan telepon, Minggu (14/4).

Menurut dia, ada banyak masalah lain yang seharusnya dibahas Jokowi dalam debat. Hal ini yang dianggap berbanding terbalik dengan Prabowo-Sandiaga. Sebab, kedua tokoh itu lebih mengedepankan masalah-masalah bersifat genting ketimbang Mobile Legends.

"Jokowi sibuk ngawang-ngawang. Dia sibuk cerita Mobile Legends, di saat petani susah dapat pupuk di saat petani susah waktu panen ada impor. Sementara itu, Pak Prabowo sibuk dengan kondisi real masyarakat," ucap Andre.

Oleh karena itu, menurut dia, debat terakhir tersebut menjadi penilaian masyarakat dalam menentukan pilihan. Jika masyarakat saat ini ingin Mobile Legend, Andre mempersilahkan memilih Jokowi dalam pemilihan Rabu (17/4).

"Makanya kalau ke TPS mau Mobile Legend silahkan pilih Jokowi, kalau ingin listrik murah, pekerjaan mudah, guru honorer diangkat ya tusuk Prabowo Sandi," kata Andre.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai pasangan calon nomor urut dua memang tidak terlalu agresif berbicara soal pengembangan games, terlebih mengenai Mobile Legends.

Adi mengatakan Prabowo dan Sandiaga lebih mengutamakan pembahasan isu konvensional. "Isunya masih konvensional dan tradisional. Karena sektor strategis memang ada di pedesaan, pertanian, nelayan, dan perkebunan. Yang online-online (e-sport) begitu belum terlampau diprioritaskan," ucap Adi.

Sementara, Adi menilai Jokowi sedang berupaya mengikuti tren salah satunya yang berkaitan dengan teknologi.

"Pasangan 01 lebih banyak bicara pentingnya teknologi digital sebagai upaya menciptakan lapangan kerja sektor informal. Trennya sedang naik," kata Adi.

Sumber © lndonesia.org
Loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.