Header Ads

Loading...

Klaim Jokowi Bagi-bagi Lahan, Jokower Ini Jadi Bulan-Bulanan Warganet


[lndonesia.org] - Kocak tingkah pendukung Jokowi yang satu ini. Maksud hati ingin membela dengan memuji apa yang telah dilakukan Jokowi. Tetapi yang disampaikan pendukung Jokowi ini menjadi bahan candaan netizen.

Bermula dari cuitan Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak yang berisi artikel berita terkait kepemilikan lahan Prabowo.

Artikel itu memuat penjelasan Wapres Jusuf Kalla soal lahan Prabowo yang disebut sesuai dengan Undang-Undang dan peraturan yang berlaku. Kepemilikan lahan Prabowo legal dimata hukum.

Kicauan Dahnil itu dikomentari pendukung Jokowi yang mengklaim Jokowi bagi-bagi lahan untuk masyarakat miskin.

Karuan klaim itu dipertanyakan Dahnil, sejak kapan Jokowi bagi-bagi lahan? Bukankah bagi-bagi sertifikat? Itu juga bermasalah, karena pengakuan salah seorang warga, diminta menebus sertifikat itu senilai Rp200 juta.

Tak pelak, cuitan pendukung Jokowi ini menjadi bulan-bulanan warganet. Berikut kicauan warganet atas klaim bagi-bagi lahan Jokowi:



“Asal nguap yg penting eksis sehingga upah ngejilat tetep cair, itulah ciri2 ebong,” komentar akun @smoech.

“Bagi2 sertifikat keleus!
Itupun sertifikat yg dibagi byk bermasalah, ada yg hrs bayar sampai 200J, ada yg gak jelas tanahnya dimana, ada yg emg ngurus sendiri dr awal..tp ditahan krn mau dibagikan oleh jokowow (pake embel2 gratis),” cuit akun @SherlyMam01.

“Bagi -bagi lahan dengan bagi sertifikat beda. Jang sampe tolol mas,malu ntar masnya,” tulis akun @Disclsm.

“Itu tanah rakyat yg blm ada sertifikat, trus dibikinkan sertifikat sama pemerintah…,” kicau akun @Ps08Presiden8.

“Emang @jokowi bagi bagi lahan? Yang ada memberikan sertifikat hak milik tanah. Dungu dipelihara.. #CapresPembohongKelautAje,” kata @oscarzp. (*)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.