Header Ads

Loading...

Kabut Asap Kian Parah, 13 Sekolah di Rupat Akhirnya Diliburkan


[lndonesia.org] PEKANBARU - Kondisi kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, semakin parah, Senin (25/2/2019). Sebanyak 10 sekolah terpaksa diliburkan.

Hal ini disampaikan Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Rupat Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Rais saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin.

"Mengingat kondisi kabut asap semakin parah, hari ini sekolah diliburkan, 10 sekolah dasar dan 3 sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Kecamatan Rupat," sebut Rais.

Sekolah yang diliburkan, dikatakan dia, telah mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Sebab, kondisi kabut asap lahan gambut membahayakan kesehatan anak-anak.

"Sudah disetujui Dinas Pendidikan, sehingga tadi pagi anak-anak dipulangkan," terang Rais.

Namun, lanjut dia, tidak semua sekolah di Kecamatan Rupat yang diliburkan, karena masih ada sekolah yang tidak terdampak kabut asap.

"Sekolah di Kecamatan Rupat SD ada 36, SMP 4 dan 3 SMA. Tapi tidak semua yang terdampak. Di Rupat bagian tengah itu tidak terdampak, karena angin mengarah dari Utara ke Barat," kata Rais.

Dikatakan dia, sekolah diliburkan sejak hari ini hingga waktu yang belum ditentukan, karena kondisi kabut makin parah.

"Tapi kalau kabut asap sudah berkurang, anak-anak akan kembali sekolah. Namun, kita berharap kepada anak-anak sekolah yang diliburkan sekarang, agar dapat belajar di rumah, kemudian tidak bermain di luar rumah," tutup Rais.

Sebagaimana diketahui, kebakaran lahan gambut berlangsung lebih kurang satu bulan di Kecamatan Rupat, Bengkalis. Luas lahan yang terbakar mencapai ribuan hektar.

Akibatnya, wilayah yang berbatasan dengan Malaysia ini, dilanda kabut asap. [kompas]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.