Jokowi Harus Petik Pelajaran dari Penggulingan Presiden Guinea yang Nafsu 3 Periode


Jokowi Harus Petik Pelajaran dari Penggulingan Presiden Guinea yang Nafsu 3 Periode

lndonesia.org -  Wacana perpanjangan masa jabatan presiden merupakan jebakan politik yang dipasang sekelompok orang dengan tujuan Presiden Joko Widodo jatuh.

Atas alasan itu juga, Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S) Jerry Massie sepakat dan setuju dengan sikap tegas Presiden Joko Widodo yang menolak isu penambahan jabatan 3 periode.

“Ini bisa berdampak. Beberapa elemen bahkan indikator yang mana memperburuk citra Jokowi jika parlemen ngotot mengamandemen UUD 45,” tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin siang (6/9).

Dia berharap isu ini segera ditutup dan tidak perlu dibahas. Apalagi efek dari pembahasan wacana tersebut hanya membuat publik yang sedang menghadapi krisis pandemi semakin berang.

Lebih lanjut, Jerry Massie mengingatkan bagaimana seorang pemimpin negara yang lama berkuasa hingga akhirnya digulingkan rakyat lewat parlemen jalanan. Salah satunya penggulingan Presiden kedua RI Soeharto.

“Akibat terlalu lama berkuasa, keruntuhan ekonomi sampai utang membengkak dan kepemimpinan otoriter,” sambungnya.

Terbaru, isu yang serupa berkembang di Indonesia juga harus menjadi pelajaran bagi Jokowi. Yaitu tumbangnya Presiden Guinea, Alpha Conde yang dikudeta setelah berencana menghapus pembatasan masa jabatan presiden dua periode lalu.

Alpha Conde digulingkan tidak lama setelah memenangkan pilpres untuk masa ketiga jabatan ketiga yang disebut-sebut diraih dengan curang.

“Ini contoh kongkret seorang presiden digulingkan. Sebaiknya Jokowi memetik pelajaran dari peristiwa ini dan segera menandatangani petisi menolak untuk jabatan 3 periode,” kata Jerry Massie.

Dia kembali menekankan kepada Presiden Joko Widodo untuk memiliki prinsip dan komitmen atas penolakannya pada wacana presiden 3 periode. Jerry Massie mengingatkan rayuan dan godaan seperti ini bisa menghancurkan karisma sebagai orang nomor 1 RI. [rmol]

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.