Sebut Kematian Syekh Ali Jaber Sia-Sia, dr Lois: Akibat Salah Diagnosis, maka Obat jadi Salah


Sebut Kematian Syekh Ali Jaber Sia-Sia, dr Lois: Akibat Salah Diagnosis, maka Obat jadi Salah

lndonesia.org - Seperti diketahui, Tanah Air saat ini tengah dihebohkan atas kasus serta kontroversi dari seorang dokter wanita bernama Lois Owien.

Sikap dr. Lois Owien yang kontroversial, terlebih soal Covid-19, bahkan telah ia kampanyekan sejak Desember 2020 lalu. Hanya saja, baru saat inilah amanya semakin dikenal masyarakat.

Bagaimana tidak? dr. Lois Owien secara terang-terangan menyatakan bahwa ia tak percaya adanya Covid-19, bahkan menuding angka kematian tinggi akibat interaksi pasien dengan obat.

Tak hanya menyoroti kasus Covid-19 saja, dr. Lois Owien juga tak ketinggalan mengomentari tindakan yang dilakukan dokter atau pun sejumlah publik figur.

Dilansir terkini.id pada Selasa, 12 Juli 2021, dr. Lois bahkan sempat menyinggung nama Raffi Ahmad dan memprediksikan ia akan meninggal usai mendapatkan vaksin Corona.

Tak hanya ‘menyenggol’ Raffi, dr. Lois bahkan menyinggung kematian Syekh Ali Jaber beberapa waktu lalu.

Melalui unggahan di Facebook yang dibagikan ulang di Instagram pribadinya, dr_lois7, ia menyebut kematian Syekh Ali Jaber sia-sia.

Dalam unggahan yang dibagikan pada 16 Januari 2021 itu, dr. Lois mengklaim bahwa kematian Syekh Ali Jaber karena keracunan obat.

“Kematian yang sia-sia akibat mempercayai alat abal-abal swab PCR,” ujar dr. Lois.

Menurut pandangannya, Syekh Ali Jaber salah didiagnosis sehingga diberi obat yang salah pula.

“Salah diagnosa, maka obat jadi salah.”

Lebih lanjut, dr. Lois Owien menyebut Syekh Ali Jaber sebagai korban dari keracunan obat anti-virus yang bereaksi keras. []

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.