PD, Anies Bak Steven Gerrard soal Gubernur Jadi Presiden


PD, Anies Bak Steven Gerrard soal Gubernur Jadi Presiden


lndonesia.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai 'presiden mantan gubernur'. Partai Demokrat (PD) menilai 'presiden mantan gubernur' yang dilontarkan Anies cukup menarik.

"Frasa yang diucap oleh Anies cukup menarik. Sekilas, yang ia ucap adalah fakta. Tapi tentu diksi itu saya yakini telah disiapkan oleh Pak Anies. Ia susun sedemikian rupa, tapi saya tidak ingin berspekulasi tentang maksud dan tujuannya," kata Ketua Dewan Kehormatan PD Hinca Pandjaitan kepada detikcom, Jumat (2/4/2021).

Kemudian, Hinca mengibaratkan Anies dengan salah satu legenda Liverpool FC yang kini melatih Glasgow Rangers, yakni Steven Gerrard. Anies, sebut Hinca, sebagai sosok yang cerdas seperti Steven Gerrard dalam urusan sepakbola.

"Pak Anies ini ibarat Steven Gerrard, sosok yang cerdas dan memiliki leadership yang mumpuni saat masih menjadi pemain (Gubernur). Pertanyaan selanjutnya, jika Gerrard kini sukses melatih Glasgow Rangers dan membawa tim itu menjadi juara liga tahun ini, apakah Anies akan step up untuk posisi selanjutnya yang lebih tinggi? Layak ditunggu," sebut Hinca.

Hinca menduga kelimat 'presiden mantan gubernur' dari Anies itu memberikan ruang kontemplasi kepada publik, yakni Jokowi turut membantu ruang gerak Pemprov DKI yang dulu dipimpinnnya.

"Mungkin ini yang ditunggu-tunggu oleh Pak Anies selama ini. Tangan dingin Presiden Jokowi untuk terus membantu ibukota semakin baik, apalagi kita ingat beberapa janji Pak Jokowi pada masa kampanye 2014 lalu, bahwa akan lebih mudah mengatasi persoalan DKI Jakarta apabila menjadi presiden, nah kali ini dibuktikan oleh beliau," tutur Hinca.

"Mudah-mudahan persoalan lainnya bisa secara simultan didorong terus oleh Presiden Jokowi untuk membantu Pak Anies mengurus ibu kota," lanjutnya.

Perkataan 'presiden mantan gubernur' dilontarkan Anies dalam acara penandatanganan kesepakatan bersama PT Transportasi Jakarta dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia tentang Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi yang disiarkan secara virtual, Kamis (1/4/2021). Anies mengaku bersyukur saat ini Pemprov DKI bisa ikut mengurus persoalan stasiun yang ada di Jakarta berkat Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Lalu kami matur ke Pak Presiden, kalau kita mau transportasi tapi nggak punya kewenangan, itu akan sulit. Minta supaya stasiun di Jakarta dikelola oleh DKI. Untungnya, Presiden mantan Gubernur DKI," kata Anies.

Awalnya mantan Mendikbud itu bercerita sulitnya menata transportasi berbasis rel karena tak memiliki kewenangan. Anies kemudian meminta agar Pemprov DKI diberi kewenangan untuk ikut mengelola stasiun yang ada di Ibu Kota.

Akhirnya, kata Anies, Jokowi memberi lampu hijau untuk mengurus persoalan stasiun bersama PT KAI. Jokowi, kata Anies, juga pernah merasakan susahnya mengatur stasiun di Ibu Kota.(dtk)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.