7 Penyelam IDRT Turun Hingga Kedalaman 30 Meter Demi Pastikan Temuan Potongan Pesawat


7 Penyelam IDRT Turun Hingga Kedalaman 30 Meter Demi Pastikan Temuan Potongan Pesawat

lndonesia.org - Badan SAR Nasional (Basarnas) menggandeng tim penyelam dari Indonesia Diver Rescue Team (IDRT) untuk mencari bangkai pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Team Leader IDRT Bayu Wardhoyo mengatakan bahwa pihaknya menurunkan penyelam khusus di titik yang dicurigai tempat jatuhnya Sriwijaya Air di Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

“Jadi ini kita rencana turun di titik yang dicurigai, yang sudah discan oleh kapal. Jadi diver akan turun untuk memastikan apakah itu memang potongan pesawat, serpihan atau bukan, kita tugas kita mastiin,” ucap Bayu di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1)

Bayu mengatakan akan menerjunkan tujuh personel penyelam khusus untuk mendampingi Basarnas Special Group. Mereka akan menyelam di kedalaman 30 hingga 40 meter radius 100 hingga 200 meter persegi, dengan membawa peralatan tangki, kompresor dan lain sebagainya.

Tujuh penyelam itu akan menyelam ke dalam perairan Pulau Laki secara bergantian dengan tim dari Basarnas.

“Iya. Kita nanti gantian, bikin jadwal kita gantian kita backup Basarnas di sana ada BSG (Basarnas Special Group) yang memang kualifikasi mereka menyelam, tugas kita bantu mereka,” katanya.

Indonesia Diver Rescue Team ini nantinya akan melakukan pencarian selama dua hari satu malam di Pulau Laki dengan fokus pencarian body part dan bangkai pesawat.

Bayu menerangkan bahwa tim penyelam ini merupakan regu penyelam yang sudah berpengalaman dan kerap membantu Tim Basarnas.

“Kira memang penyelam yang memiliki kualifikasi untuk melakukan pertolongan di bawah air, grup kita instruktur semua dan memang kita sebelumnya sudah bantu basarnas waktu Air Asia dan Lion Air ini yang ketiga,” tandasnya.(RMOL)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.