207 Orang Ditangkap Usai Demo Ricuh di DPRD Jabar-Gedung Sate


207 Orang Ditangkap Usai Demo Ricuh di DPRD Jabar-Gedung Sate

lndonesia.org - Polisi kembali menangkap sejumlah massa aksi yang melakukan kericuhan saat demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Bandung. Mereka, mayoritas berpakaian hitam-hitam saat turun aksi, ditangkap polisi usai demo ricuh di depan Gedung Sate dan DPRD Jabar, Kamis (8/10).
Rilis tertulis yang disampaikan Polrestabes Bandung mencatat 207 orang yang diamankan. "Semuanya sudah dilakukan pemeriksaan," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (9/10/2020).


Ulung mengatakan para pendemo ricuh ini berasal dari pelajar, mahasiswa hingga pengangguran. Menurut Ulung, mereka juga sudah dilakukan rapid tes COVID-19 dengan hasil nonreaktif.

"Sebelumnya kita tes rapid dengan hasil nonreaktif keseluruhannya," kata dia.

Berdasarkan pantauan detikcom, demonstran ini dikumpulkan di depan gedung Sat Reskrim Polrestabes Bandung. Mereka duduk hingga menunggu giliran di panggil petugas. Sementara itu, ada juga sejumlah orang tua yang datang untuk mencari anaknya.


Sekadar diketahui, aksi demo tolak UU Cipta Kerja di Bandung berakhir ricuh. Polisi membubarkan massa dengan water cannon dan gas air mata. Selain itu, aksi demo ricuh selama tiga hari ini menyebabkan sejumlah fasilitas umum dan sosial rusak oleh massa.Ulung mengatakan ratusan orang yang diamankan ini dibina oleh polisi. Mereka akan diserahkan kembali ke keluarganya masing-masing. "Kita lakukan pembinaan. Kemudian nanti orang tuanya bisa mengambil anak-anak tersebut kemudian juga dari pihak sekolah," ujar Ulung.(dtk)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.