Tak Dengar Peringatan, Pria Tuli dan Bisu Ini Ditembak Polisi Israel


Tak Dengar Peringatan, Pria Tuli dan Bisu Ini Ditembak Polisi Israel
lndonesia.org - Polisi Israel menembak dan melukai seorang warga Palestina yang menderita tuli dan bisu di sebuah pos pemeriksaan antara Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki pada Senin pagi (17/8) waktu setempat.

Kantor berita resmi Otoritas Palestina Wafa melaporkan bahwa para saksi melihat penjaga keamanan Israel melepaskan tembakan ke arah pria itu ketika dia berjalan di jalur mobil pos pemeriksaan Qalandiya dan melukai kakinya.

Menurut kantor berita Wafa, Tentara Israel menutup pos pemeriksaan dan mengevakuasi warga Palestina yang terluka tersebut ke rumah sakit di Yerusalem, sebelum membuka kembali Qalandiya untuk lalu lintas.

Dalam sebuah pernyataan, polisi Israel mengatakan pria itu nampak mencurigakan.

"Ia mendekat, dan sikapnya mencurigakan," kata polisi. Pria itu juga tidak mengindahkan seruan untuk berhenti.

"Para penjaga melepaskan tembakan peringatan dan kemudian ketika dia terus mendekati mereka, tersangka ditembak di kaki," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari MEE, Senin (17/8).

"Pria berusia 60 tahun itu tidak mendengar atau menanggapi karena dia tidak dapat mendengar atau berkomunikasi," lanjut pernyataan itu.

Qalandiya adalah pos pemeriksaan Israel terbesar antara Yerusalem Timur yang diduduki dan Tepi Barat.

Dalam beberapa tahun terakhir dilaporkan banyak warga Palestina telah ditembak dan dibunuh di pos pemeriksaan.

Juni lalu pembunuhan seorang warga Palestina berkebutuhan khusus yang tidak bersenjata, Eyad al-Halak, 32 tahun, oleh polisi Israel di Yerusalem memicu keributan di wilayah tersebut. []

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.