Demokrat: Survei Indikator Pertegas Diskusi Pemakzulan Relevan Digelar


Demokrat: Survei Indikator Pertegas Diskusi Pemakzulan Relevan Digelar

lndonesia.org -  Hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia cukup mencengangkan. Pasalnya, tidak sedikit temuan yang menunjukkan bahwa masyarakat kurang berkenan dengan kerja pemerintah dalam menangani pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution mencatat, survei lembaga ini menemukan adanya kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo yang turun di saat pandemik.

Lebih mencengangkan lagi, sebanyak 81 persen masyarakat menilai ekonomi buruk dan sangat buruk.

“Bansos (bantuan sosial) amburadul dan masyarakat pilih PSBB diperpanjang. Ini berbahaya,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Senin (8/6).

Menurutnya, hasil survei semakin menunjukkan bahwa diskusi yang digelar masyarakat mengenai pemakzulan kian relevan digelar.

“(Survei Indikator pertegas) diskusi pemakzulan jadi relevan di saat pandemik,” tuturnya.

Sebagai saran, Syahrian Nasution meminta Presiden Joko Widodo segera merombak kabinet dan mengisi dengan orang-orang baru yang lebih kredibel.

“Pemerintahan saat ini sudah tidak efektif,” tutupnya. (*)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.