Peserta Tes CPNS di Yogya yang Bawa Jimat Tak Disanksi, karena...


Peserta Tes CPNS di Yogya yang Bawa Jimat Tak Disanksi, karena...
lndonesia.org - Taburan garam berbau kemenyan ditemukan di lokasi tes CPNS di Gedung Wana Bhakti Yasa, Yogyakarta. Pihak panitia memeriksa para peserta namun tak akan memberi sanksi jika ada yang kedapatan membawa jimat.
"Nggak ada sanksi karena itu (jimat) tidak membantu untuk menggarap. Hanya keyakinan mereka. Intinya diterima atau tidak diterima urusan Gusti Allah," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Agus Supriyanto saat dihubungi wartawan, Minggu (9/2/2020).

Agus menjelaskan, jimat atau barang mistis lainnya merupakan bagian dari usaha. Jimat, kata dia, juga hanya bagian kepercayaan para peserta.

Selama proses ujian ini, pihaknya baru menemukan garam berbau kemenyan tersebut. Sedangkan untuk jimat belum ada temuan. Namun, pada tahun-tahun sebelumnya, saat ujian diamankan jimat dari peserta.

"Kalau tahun lalu malah jimat seperti buntalan, tapi kami tidak berani buka," terang Agus.

Meski tak akan memberi sanksi kepada peserta jika ada yang bawa jimat, namun panitia tetap melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

"(Hasilnya) Tidak ditemukan membawa jimat, tapi ada pemeriksaan. Semuanya diperiksa," jelasnya.

Hingga saat ini, garam bau kemenyan yang ditemukan masih dibiarkan di lokasi oleh panitia. Berada di bawah salah satu tiang di sebelah selatan tempat penitipan tas peserta tes CPNS.

"Garamnya masih di situ, saya biarkan saja," kata Agus.

Diberitakan sebelumnya, BKD DIY menemukan taburan garam berbau kemenyan di sekitar lokasi ujian. Temuan itu di-posting di akun Twitter @bkddiy pukul 08.40 WIB tadi.

Saat detikcom melihat posting-an itu pada 12.57 WIB, tertulis 'Ditemukan garam berbau kemenyan di pojok Gedung Wana Bhakti Yasa tempat penyelenggaraan tes SKD. Kawans yakinlah dengan kemampuanmu. Dan mintalah pertolongan hanya kepada Tuhan saja. Semangat yaa Genks'.

Posting-an tersebut mendapat berbagai tanggapan dari netizen. Seperti yang ditulis @ini_horta.

'Aku sinau angel-angel, koe main dukun, padakno dukunmu kui luwih kuat seko usaha lan doaku? Ngimpi le (Aku susah-susah belajar, kamu pakai dukun, masa iya dukunmu lebih ampuh dari doa dan usahaku. Mimpi kamu)'.

Akun @alficacintiaa pun turut menanggapi. Dia menulis 'Kekuatanipun Gusti Allah mboten saged dipun tandingi kaliyan sintenke mawon (Kekuatan Allah tidak bisa ditandingi siapapun)'.

Netizen lain pun menanggapi dengan guyonan. Seperti @widhardestu_ yang menuliskan 'Positiv wae, mungkin pesertane ono sek Lintah/Pacet (Berpikir positif aja, mungkin pesertanya ada yang lintah)'.(dtk)

Tidak ada komentar


Diberdayakan oleh Blogger.