Header Ads

Loading...

Sikapi Susunan Kabinet, Tokoh Muda NU: Tidak Marah Tapi Sedikit Kecewa


Sikapi Susunan Kabinet, Tokoh Muda NU: Tidak Marah Tapi Sedikit Kecewa
lndonesia.org - Tidak ada perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) jadi menteri dan pejabat setingkat menteri di Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Menyikapi susunan kabinet itu, tokoh muda NU sekaligus Sekjen Forum Silaturahmi Bangsa (FSB), Taufiq Damas mengaku tidak marah, tapi hanya sedikit kecewa.

"Ada yang tanya ke saya, setelah kabinet dilantik, apakah NU marah? Saya jawab, enggak. Orang NU itu enggak gampang marah. Kecewa dikit itu biasa. Namanya punya harapan, kadang senang kadang kecewa," kata Taufiq Damas, Rabu (23/10).

Jelas Taufiq, mungkin ada orang yang salah memahami perjuangan NU. NU berjuang melawan kelompok radikal-ekstrimis itu bukan dalam rangka untuk mendapatkan jabatan politik. Perjuangan NU didasari oleh kesadaran penuh bahwa Islam tidak boleh dibajak oleh kepentingan kaum radikal-ekstrimis.
"Dalam konteks ini, ideologi NU sangat kokoh dan lengkap," ungkapnya.

Diterangkan Taufiq, siapa pun Presiden dan menteri-menterinya, NU tetap berada dalam posisi perjuangan menegakkan wajah Islam yang ramah, rahmatan lil alamin, yang sejalan dengan prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara. Adapun politik praktis itu hanya sampingan.

"Selamat bertugas kepada Pak Jokowi dan KH. Maruf Amin serta menteri-menteri kabinet yang baru dilantik, semoga sukses mengemban amanat rakyat," tutupnya. (Rmol)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.