Header Ads

Loading...

Moeldoko: Nantinya BNPB di Bawah Menko Polhukam, Tak Lagi Presiden


[lndonesia.org] Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan bekerja di bawah komando Menko Polhukam. Selama ini, BNPB bertanggung jawab langsung di bawah presiden berdasarkan Perpres Nomor 8 Tahun 2008.

"Bisa ke arah sana (revisi perpres soal pengisian jabatan Kepala BNPB). Bisa nanti BNPB tuh seperti SAR di bawah Menko Polhukam. Jadi tidak harus semuanya di bawah presiden gitu kan. Karena efektivitas koordinasi, Menko Polhukam lebih langsung gitu ya. Kita evaluasi selama ini posisi BNPB itu lebih pas di mana. Jadi kan selevel SAR," ujar Moeldoko di gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019).

BNPB akan berada di bawah tanggung jawab Menko Polhukam terkait tanggap darurat kebencanaan. Mengenai rehabilitasi, ada kemungkinan di bawah tanggung jawab Menko PMK.

"Iya nanti ada pada tahapan tanggap darurat di bawah Kemenko Polhukam. Berikutnya nanti teknis pekerjaannya bisa di bawah Menko PMK pada saat rehabilitasi. Tetapi secara koordinasinya di bawah Kemenko Polhukam. Mungkin arahnya ke sana," kata Moeldoko.

Kepala BNPB saat ini masih dijabat Willem Rampangilei, yang merupakan purnawirawan pejabat tinggi TNI AL. Untuk Kepala BNPB yang baru, sejauh ini pihak Istana menyebut akan dijabat Letjen Doni Monardo. Moeldoko mengatakan akan lebih mudah berkoordinasi jika Kepala BNPB yang baru pejabat TNI/Polri yang masih aktif.

"Saya pikir, hampir semua pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan kebencanaan itu keterlibatan TNI aktif, polisi aktif itu kan lebih besar di sana. Akan lebih mudah kalau masih aktif melakukan koordinasi lebih enak gitu ya. Kira-kira begitu sebagai pertimbangan," ujar Moeldoko.

Moeldoko memastikan Kepala BNPB yang baru segera dilantik. Begitu juga mengenai revisi perpres tentang BNPB.

"Mudah-mudahan nggak lama," terang Moeldoko terkait revisi Perpres BNPB. [dtk]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.