Dipijat Sandiaga Uno Saat Debat, Prabowo: Tidur Nyenyak Malam Ini



[lndonesia.org] -  Tidur nyenyak malam ini setelah dapat pijatan dari @sandiuno. Demikian cuitan Prabowo Subianto dini hari tadi pasca debat pertama capres dan cawapres 2019 berakhir.


Sebelumnya, saat debat Jokowi memaparkan data ICW, yang menyebutkan ada 9 caleg Partai Gerindra yang merupakan mantan napi korupsi.

Jokowi kembali mempertanyakan komitmen Prabowo kali ini dalam hal pemberantasan korupsi.

"Bapak menyebut korupsi di Negara kita stadium 4, walaupun saya tidak sepakat. Namun di partai yang Bapak pimpin ada caleg mantan napi korupsi, dan Bapak menandatanganinya (berkas caleg) tanda Bapak setuju," ujar Jokowi.

Prabowo tampak tidak sabar untuk menjawab dan mau menjawab di saat waktu Jokowi bicara. Untuk memecah kebekuan Prabowo menari dan dipijat oleh Sandiaga Uno.

Prabowo menjawab, caleg mantan koruptor memang masih bisa dicalonkan karena tidak menyalahi perundangan.

"Jika rakyat masih menghendaki ya tidak apa, mungkin dia ada kemampuan" tandasnya.

Jawaban Prabowo ini sama dengan pernyataan Presiden Jokowi tahun lalu saat menanggapi rencana Komisi Pemilihan Umum melarang mantan napi korupsi untuk menjadi caleg dalam Pemilu 2019.

"Kalau saya, itu hak. Hak seseorang berpolitik," kata Jokowi di Jakarta, Selasa (29/5/2018).

Jokowi mengatakan, konstitusi sudah menjamin untuk memberikan hak kepada seluruh warga negara untuk berpolitik, termasuk mantan napi kasus korupsi.

Jokowi mengakui adalah wilayah KPU untuk membuat aturan. Namun, Jokowi menyarankan agar KPU melakukan telaah lagi.

"Silakan lah KPU menelaah. KPU bisa saja mungkin membuat aturan. Misalnya boleh ikut tapi diberi tanda 'mantan koruptor'," kata Jokowi. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.