Header Ads

Loading...

Prabowo: Pilih Segelintir Orang Tambah Kaya atau Kekayaan Dinikmati Rakyat?


[lndonesia.org] - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto mengatakan, jika saat ini Indonesia tengah berada di persimpangan jalan. Prabowo menilai, Indonesia berada dalam dua pilihan besar.

Prabowo menjabarkan, dua pilihan besar itu adalah memilih kembali pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat atau memilih pemerintah yang bersih, antikorupsi dan akan menjaga kekayaan alamnya untuk rakyat.

"Indonesia sekarang berada di persimpangan jalan. Ada dua pilihan untuk rakyat kita. Satu, memilih keadaan seperti sekarang. Memilih segelintir orang tambah kaya. Yang lain hanya penonton kalau bisa menjadi pelayan bangsa lain. Atau memilih suatu pemerintahan yang bersih. Pemerintahan yang antikorupsi, pemerintahan yang akan menjaga kekayaan rakyat, kekayaan bangsa agar dapat dinikmati rakyat Indonesia," tegas Prabowo di Sasono Hinggil, Yogyakarta, Rabu (28/11).

Mantan Danjen Kopassus ini menerangkan, kekayaan Indonesia saat ini tak lagi berada di Indonesia. Dengan kondisi itu Prabowo menyebut Indonesia tak akan pernah sejahtera karena kekayaan tak lagi ada di Indonesia.

"Kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia. Tidak mungkin Indonesia sejahtera," urai Prabowo.

Prabowo pun menuding pembangunan-pembangunan yang ada di Indonesia tak dimiliki oleh rakyat Indonesia.

"Dikatakan membangun infrastruktur. Dikatakan pertumbuhan 5 persen. Saya bertanya pertumbuhan untuk siapa? Pertumbuhan ini milik siapa? Yang jelas pertumbuhan ini tidak dimiliki rakyat Indonesia," tegas Prabowo. [mdk]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.