Header Ads

Sandiaga Akan Laporkan Ratna ke Polisi: Tidak Ada Toleransi Terhadap Hoaks


[lndonesia.org] Jakarta - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno menyatakan akan melapor ke polisi terkait kebohongan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet.

Hal itu ditegaskan Sandiaga setelah Ratna menyatakan kabar penganiayaan yang dialaminya dan diungkapkan ke Calon Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto pada Rabu (3/10) petang WIB adalah bohong.

Dalam jumpa pers di kediamannya, Ratna mengaku lebam pada wajahnya bukan karena aniaya melainkan bedah estetika. Ratna sendiri merupakan satu aktris/aktivis yang menjadi juru kampanye dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi untuk Pilpres 2019.


"Saya pernah memberikan pernyataan statement bahwa anggota badan kita yang melakukan hoaks, kita akan laporkan ke polisi itu pasti akan kita tindak lanjuti," ujar Sandiaga kepada wartawan di Posko Cokro, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/10).

Sandiaga pun menegaskan timnya yang akan melaporkan itu ke polisi. Selain itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan terkait hoaks Ratna, pihaknya akan menyampaikan pernyataan secara resmi di Media Center Prabowo-Sandi yang berada di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan malam ini.

Soal pelaporan kepada polisi atas pendukungnya, Sandiaga sebelumnya mengungkapkan itu usai deklarasi kampanye damai jelang Pemilu 2019, 23 September 2018.

"Kami tidak ada toleransi sedikit pun terhadap kampanye yang bernuansa hoaks, kita akan laporkan pendukung kita langsung ke pihak berwajib," kata Sandi usai menghadiri acara deklarasi kampanye damai di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9).

Sandi juga mengaku telah membentuk tim khusus di Badan Pemenangan Nasional Adil Makmur yang akan memantau semua pergerakan dari key influencer dan key opinion leader (KOL) dalam koalisinya. Tujuannya, kata Sandi, untuk menjaga kesejukan dalam Pilpres 2019 mendatang.

Sebelumnya, terkait foto lebam wajahnya yang viral di media sosial, Ratna Sarumpaet mengaku telah dianiaya sejumlah orang di Bandung kepada kubu Prabowo-Sandi. Atas pengakuan itu, sejumlah tokoh di kubu Prabowo-Sandi pun ramai melontarkan pernyataan. Bahkan, kemarin Prabowo menggelar jumpa pers khusus menanggapi dugaan penganiayaan yang dialami Ratna.

Ratna sendiri, pada Rabu (3/10) petang telah menyatakan kabar penganiayaan itu bohong. Sebelumnya, pada tengah hari, berdasarkan penelusuran polisi, dugaan Ratna dianiaya itu pun telah dipastikan palsu. Berdasarkan penelusuran polisi pada hari disebutkan terjadi penganiayaan, Ratna justru terpantau berada di Jakarta dan mengunjungi rumah sakit khusus bedah estetika. [cnn]
Loading...
loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.