Header Ads

Korban Bencana Palu Ambil Air Minum Mesti Bawa KTP dan KK, Husain Abdullah: Situ Waras??


[lndonesia.org] - Manusia mana yang tidak prihatin terhadap korban gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya. Sudah kehilangan segalanya, mereka juga dipersulit untuk sekadar bertahan hidup. Padahal, bantuan dari luar daerah dan luar negeri melimpah.

"Situ Waras??? Korban mana punya KTP/KK? Rumahnya saja hilang tersapu tsunami," komentar Husain Abdullah, juru bicara Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di akun Twitternya, Minggu (7/10/2018).

Dia mengunggah foto headline koran Tribun Timur yang berjudul, "Mau Minum, Pengungsi Dimintai KTP dan KK." Sebelumnya, Husain telah menyatakan keprihatinannya atas buruknya pendistribusian bantuan kepada para korban gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya.


Warga terkesan dipersulit untuk mendapatkan bantuan. Untuk mendapatkan air mineral saja, warga harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Termasuk untuk meminta beras ke posko.

Sudah begitu, korban gempa tidak boleh diwakili. Mereka harus mengambil sendiri jatahnya masing-masing. Sementara posko logistik ada yang lokasinya jauh dari tempat pengungsian.

Di salah satu lokasi pengungsian di Jalan M Yamin, Palu, misalnya, warga harus menunjukkan KTP dan KK untuk mendapatkan bantuan setengah liter beras. Itu tidak mudah mendapatkannya.

Kondisi ini sudah terjadi berhari-hari. Padahal, bantuan terus berdatangan. Kondisi itu turut membuat prihatin Husain Abdullah, juru bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Mereka minta bantuan karena butuh dan terpaksa. Darurat. Harusnya dimudahkan," kata Husain Abdullah.

Kondisi itu membuat sejumlah korban gempa dan tsunami putus asa. "Biarlah saya menahan lapar daripada mencari KTP dan KK yang sudah ditelan bumi. Makan jo itu bantuan logistik sandiri," salah seorang warga bernama Rini.

Hari ini, Minggu (7/10/2018) pemerintah mulai membuka pasar bahan pokok untuk warga. Para korban bencana dibekali dengan kupon khusus yang bisa ditukarkan di pasar yang telah ditentukan. [lo
Loading...
loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.