Header Ads

Loading...

Fadli Zon: Divestasi Freeport Kebohongan yang Terpimpin


[lndonesia.org] - Proses akuisisi saham tambang emas PT Freeport Indonesia masih menuai polemik. Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, menilai pemerintah harus melakukan klarifikasi klaim divestasi saham Freeport, yang menurut dia banyak yang menganggap itu belum terlaksana.

"Ini kan informasi yang harus diklarifikasi oleh pemerintah yang melakukan klaim bahwa sudah ada divestasi. Tapi kan kenyataannya ada informasi lain yang menyatakan bahwa itu belum terjadi," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku, dirinya salah satu yang tidak percaya proses divestasi itu belum terlaksana. Menurutnya, yang ada justru itu bagian dari pencitraan pemerintah.

"Saya termasuk yang berpendapat dan meyakini itu belum terjadi. Masih sebuah upaya untuk pencitraan seolah-olah sudah mengambil alih Freeport," ujar dia.

Fadli berharap pemerintah jangan hanya sekadar melakukan perjanjian-perjanjian namun tidak kunjung terealisasi. Fadli menilai ada kebohongan dari pemerintah terkait hal itu.

"Saya kira kalau memang terbukti bahwa itu belum ada transaksi yang real, jelas sebuah kebohongan, kebohongan publik ya, dan saya kira ini kebohongan yang terpimpin oleh struktur yang tertinggi," kata Fadli.

Sebelumnya, transaksi pembelian divestasi saham PT Freeport Indonesia oleh PT Indonesia Asahan Alumunium atau Inalum, masih terganjal isu lingkungan. Kemungkinan batalnya transaksi divestasi masih terbuka. [viva]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.