Header Ads

4 Tanggapan Prabowo terkait Kasus Dugaan Penganiayaan Ratna Sarumpaet


[lndonesia.org] - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang menimpa Ratna Sarumpaet.

Prabowo mengaku kecewa sekaligus kaget atas dugaan penganiayaan tersebut.

Terlebih dugaan penganiayaan tersebut menimpa Ratna Sarumpaet, seorang perempuan yang tengah berusia lanjut, yakni 70 tahun.

Berikut ini fakta-fakta dari pernyataan Prabowo Subianto menanggapi kasus dugaan penganiayaan Ratna Sarumpaet.

1. Pengecut

Prabowo mengatakan jika Ratna Sarumpaet mengalami trauma atas kejadian yang telah menimpanya.

Hal ini disampaikan oleh Prabowo melalui konferensi persnya, Selasa (2/10/2018).

Prabowo menilai jika tindakan pengeroyokan tersebut adalah tindakan pengecut.

"Menurut kami (penganiayaan) suatu tindakan yang represif, tindakan yang di luar kepatutan, tindakan jelas pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) bahkan menurut saya tindakan pengecut," ujar Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018).

2. Cederai demokrasi

Prabowo menilai tindakan penganiayaan terhadap ibunda dari aktris Atiqah Hashiholan itu ancaman yang bisa merusak demokrasi.

Ironinya, sambung Prabowo, hari ini merupakan Hari Anti Kekerasan Internasional.

Namun, satu di antara pimpinan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi itu malah mendapat tindakan penganiayaan.

"Ini adalah ancaman serius terhadap demokrasi, dan ini ironi sangat ironi, saya diberi tahu hari ini adalah hari kekerasan internasional tapi saya harus sampaikan ini ke publik," tandasnya.

3. Singgung kasus Novel Baswedan dan penolakan gerakan 2019 ganti presiden

Tak hanya tentang Ratna Sarumpaet, Prabowo juga menyinggung kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Selain itu, kasus penolakan terhadap tokoh Gerakan 2019 Ganti Presiden Neno Warisman juga disinggung oleh Prabowo.

"Dan ini bukan yang pertama ada kasus Novel disiram air keras matanya rusak perlu berbulan-bulan dan biaya besar utntuk beliau selamatkan penglihatnnya. ibu Neno mobilnya dibakar. Beliau di bully di larang datang ke wilayah tertentu, jadi ada warga negara yang engga boleh lakukan kegiatan di negaranya sendiri," kata Prabowo.

4. Prabowo akan temui kepolisian

Menindaklanjuti kasus Ratna Sarumpaet, Prabowo akan menemui pihak kepolisian.

Menurut Prabowo, pihak keluarga Ratna Sarumpaet mengalami intimidasi sehingga tak melapor ke pihak yang berwajib.

Namun, karena kasus Ratna Sarumpaet sudah tersebar viral, maka kasus ini tak bisa ditutupi lagi.

"Saya berencana dalam waktu dekat bersama badan pemenangan nasional untuk minta waktu menghadap Kapolri dan pejabat lain untuk bicarakan masalah ini," ujar Prabowo. [trb]
Loading...
loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.