Header Ads

Loading...

Pesawat Pengangkut Brimob Diberondong Kelompok Bersenjata di Bandara Keneyam Papua


[lndonesia.org] KENEYAM – Aksi penembakan pesawat kembali terjadi di Papua. Kali ini, pesawat carteran Trigana Air yang membawa pasukan Brimob diberondong pelaku diduga dari kelompok separatis bersenjata di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua. Pilot bernama Ahmad Abdillah Kamil terluka akibat penembakan itu.

Pesawat yang mengangkut personel bantuan kendali operasi (BKO) Brimob Polda Papua dari Wamena untuk mengamankan Pilkada Papua tersebut ditembak orang tak dikenal (OTK) saat mendarat di landasan Bandara Keneyam, Senin (25/6/2018).

"Pada hari Senin tanggal 25 juni 2018 pukul 10.10 wit bertempat di Bandara Wamena Kantor PT Semuwa Dirgantara Air diperoleh informasi pesawat carteran Twin Oter Trigana milik perusahaannya yang di carter oleh BKO Brimob dari Wamena menuju Bandara Kenenyam telah mengalami penembakan dari OTK, " sebut seorang karyawan Maskapai Trigana yang minta namanya dirahasiakan.

Menurutnya pesawat tersebut mengakut 18 orang, di mana 15 orang di antaranya adalah anggota Brimob BKO dari Wamena dengan tujuan Keneyam. Mereka adalah Sudarto, Ahmad Junaedi, Saiful Rohman, M. Mas Bukin, Lalu Ahmad, Gunawan Bima Prabowo, Sudirman, Tedi K, Subang R, Romadoni, I Wayan Susila, Fransiskus, Bonardo dan Tomi mandala.

Pesawat tersebut diawaki kapten Ahmad Abdillah Kamil dan kopilot Lenius Wonda.

Informasi diperoleh Okezone menyebutkan, Pesawat Twin Oter Trigana PK-YRU itu mendarat di Bandara Keneyam sekira pukul 09.40 Wit. Saat menuju taxi out untuk parkir, tiba-tiba langsung dihujani tembakan.

Menurut informasi, Ahmad Abdillah Kamil mengalami luka tembak pada bagian punggung. Diperkirakan pesawat di hujani tembakan dari arah kiri pesawat, dikarenakan korban luka tembak merupakan pilot yang duduk di sebelah kiri pesawat.

Korban dalam keadaan sadar dan sudah di tangani oleh tim medis di Puskesmas Keneyam. [okz]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.