Header Ads

Loading...

Ganjar Pranowo Mangkir Panggilan KPK terkait kasus e-KTP, Ini alasannya..


[lndonesia.org] Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP hari ini, Selasa (5/6). Namun Ganjar tak bisa menghadiri pemanggilan pemeriksaan tersebut. 

Ganjar telah mengirimkan surat kepada lembaga antirasuah kemarin. Politikus PDIP itu beralasan tak bisa memenuhi panggilan penyidik KPK lantaran sedang mempersiapkan diri mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Tengah. 

"Ganjar Pranowo pada pokoknya menyampaikan tidak dapat hadir dan meminta penjadwalan ulang dengan pertimbangan sedang mempersiapkan pencalonan sebagai kepala daerah," kata juru bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat. 

Calon petahana gubernur Jawa Tengah itu sedianya bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan pengusaha Made Oka Masagung. Penyidik KPK ingin mengorek keterangan Ganjar untuk melengkapi berkas penyidikan Irvanto dan Oka. 

"Dia diagendakan diperiksa pada hari ini, diperiksa untuk tersangka IHP dan MOM," tutur Febri. 

Ganjar merupakan salah satu mantan anggota DPR yang rutin diperiksa penyidik KPK dalam kasus korupsi proyek e-KTP. Ia sudah diperiksa sejak penyidikan mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, hingga mantan Ketua DPR Setya Novanto. 

Ganjar juga telah beberapa kali bersaksi di persidangan, baik dalam perkara dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, Andi Narogong, maupun Setnov. Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR itu pun disebut Setnov menerima uang sebesar US$500 ribu dari proyek e-KTP. 

Namun Ganjar telah membantah beberapa kali, baik di dalam persidangan maupun di luar persidangan bahwa dirinya menerima uang dari proyek yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu. [cnn

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.