Header Ads

Oknum Polisi Ini Ditangkap karena Diduga Merobek Al-Quran, Begini Kata Kapolrestabes Medan


[lndonesia.org] MEDAN - Seorang oknum polisi yang bertugas di Dokkes Polrestabes Medan berinisial TPH berpangkat Brigadir, diamankan Sat Reskrim Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara karena diduga mengoyak Al-Quran.

Pengerusakan Kitab Suci Al-Quran tersebut terjadi saat berada di Masjid Nurul Iman RSUP H Adam Malik, Jumat (11/5/2018).

"Ya benar anggota kita ada yang melakukan pengerusakan Al-Qquran saat berada di Masjid Nurul Iman RSUP H Adam Malik. Saat ini dia sudah ditahan," unjar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto.

Dadang menambahkan, bahwa Polrestabes Medan tetap melakukan tidakan tegas terhadap anggota yang melakukan kesalahan. Karena semuanya sama di mata hukum.

"Ini bentuk penegakan hukum. Baik warga sipil maupun personel kepolisian yang melakukan kesalahan, tetap kami tindak sesuai proses hukum yang berlaku," ungkapnya.

Disinggung mengenai mengapa TPH nekat merusak Al-Quran, Kapolrestabes Medan mengaku kalau anggotanya itu mendapat bisikan ghaib.

Bahkan, TPH selama ini mengalami sakit kejiwaan.

"Itu, dia bilang mendapatkan bisikan ghaib. Ternyata juga TPH mengalami sakit kejiwaan dan tengah dalam proses penyembuhan," kata Dadang.

Sebelumnya, aksi TPH yang merusak Alquran di Masjid Nurul Iman RSUP H Adam Malik terkuak setelah pihak nazir masjid melihat rekaman kamera pengintai (CCTV).

Kemudian Nazir Mesjid memostingnya di media sosial Facebook, Kamis (10/5) sekira pukul 12.32 WIB.

Dadang menambahkan dalam kasus penistaan kitab suci sebaiknya jangan sampai ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab memperkeruh kondisi keamanan Kota Medan yang kondusif.

"Intinya TPH sudah ditahan dan dalam pemeriksaan penyidik. Semuanya sama di mata hukum. Siapa yang salah baik itu sipil maupun anggota Polri harus diberikan tindakan tegas," tutupnya. [trbn]
loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.