Header Ads

Loading...

Namanya Diungkit Mahfud di Kasus Persekusi CFD, Jawaban Fahri Hamzah Mengejutkan


[lndonesia.org] - Terdapat kasus persekusi yang menyita perhatian banyak pihak terkait dugaan intimidasi oleh sekelompok pria terhadap seorang ibu dan anaknya di Car Free Day (CFD), Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (29/4/2018).

Wanita yang diketahui bernama Susi Ferawati dan anaknya yang mengenakan kaos dengan tulisan #DiaSibukKerja dikerumuni oleh beberapa orang pria yang tampak mengibaskan uang di depan wajahnya.

Rupanya kejadian ini mendapat tanggapan dari Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD.

Mahfud MD menyoroti banyaknya pihak yang membandingkan kasus persekusi yang menimpa Susi Ferawati dengan Fahri Hamzah.

Menurut Mahfud MD, Fahri Hamzah tidak pernah dipersekusi, dan justru cenderung mempersekusi.

@mohmahfudmd: Daripada melayani debat orng yg sengaja memancing keruh lbh baik sy jawab blockir.

Msl ada yg nanya, “mengapa anda membela ibu2 dan anaknys tapi diam saat FH dipersrkusi?”

Maka saya jawab dgn blockir. FH itu tak pernah dipersekusi (malah cenderung mempersekusi, hahaha)

Seorang netizen dengan akun @arygoen berharap agar kasus yang salah satunya dialami oleh Fahri Hamzah dapat segera berakhir.

@arygoen: Kenapa Prof @mohmahfudmd pakai kata "katanya" sih? Kan faktanya sudah dilaporkan dan mengendap kasusnya. Setahu saya begitu. Mari kita objektif dan adil. Ust @ustadtengkuzul dan Pak @Fahrihamzah yang mengalami. Smg Allah meneguhkan hati kita dalam iman.

@fajriNB: Betul pak.. saya juga berharap ada tindakan hukum untuk smua kasus persekusi termasuk kasus2 Ust @ustadtengkuzul, @Fahrihamzah dan UAS

Menanggapi namanya dikaitkan kembali dalam kasus persekusi, Fahri Hamzah mengatakan jika ada hal yang lebih penting.

Hal tersebut terkait dengan kematian dua anak dalam acara Monas.

Diakabarkan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut, dua anak tewas akibat acara "Untukmu Indonesia".

Mereka adalah MJ dan AR. Sandiaga menyebut, penyebab kematian keduanya telah diinvestigasi.

MJ dan AR, kata Sandiaga, tinggal berdekatan di Pademangan, Jakarta Utara.

Mereka dikerahkan pihak RW untuk datang ke acara itu.

"Kami akan berkoordinasi sama kepolisian," ujar Sandiaga dikutip dari Kompas.com. [lo/tribunwow]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.