Header Ads

Relawan Pesta Rakyat Untukmu Indonesia Merasa Diberi Makanan Anjing


[lndonesia.org] JAKARTA - Pesta Rakyat Untukmu Indonesia yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas) menuai banyak keluhan dari pengunjung dan juga panitia relawan.

Bahkan mereka tidak mengetahui siapa yang menyelenggarakan Pesta Rakyat ini dan tujuannya untuk apa.

"Kita tidak tahu deh siapa penyelenggaranya, kalau memang untuk rakyat oke untuk rakyat, tapi jangan seperti ini, kita diminta untuk jadi panitia tapi tidak dimanusiakan," ujar Annisa Simanjuntak, panitia relawan Pesta Rakyat, Sabtu (28/4/2018).

Annisa bersama teman-temannya merasa kecewa karena tidak diperhatikan setalah seharian mengamankan pembagian sembako. Kalaupun ingin makan mereka harus ikut antrean yang mengular.

"Kita relawan yang diundang untuk jadi tim keamanan, terus terang saja ada kekecewaan ya dari kami karena tidak diperhatikan. Kami juga harus antre untuk ambil makanan dan ternyata isinya bikin sedih, isinya seperti ngasih makan anjing, malah anjing aja enggak mau. Isinya hanya nasi dan chicken nugget dua biji," ungkap Eliz.

"Kan kasihan yang datang dari subuh, antre panjang ternyata cuma seperti itu, benar-benar kecewa," sambung Annisa.

Mereka sangat kecewa dan malu kepada teman-teman yang dibawanya ke Pesta Rakyat ini, sebab rata-rata banyak yang mengeluh dan merasa tertipu.

"Harusnya panitia jujur biar warga enggak kecewa, kesannya kita dikerjain dan manipulasi teman-teman yang kita ajak," kata Eliz.

Bahkan janji penyelenggara ada transportasi berupa bus gratis dan juga makanan gratis tidak mereka dapatkan, justru mereka harus mengeluarkan banyak biaya untuk Pesta Rakyat ini.

"Transportasi juga enggak gratis, kita bayar sendiri, makan juga kita bayar sendiri di situ (Lenggang Jakarta) Rp 110.000, kan kasihan yang enggak punya uang. Kita memang relawan tapi jangan disiksa seperti ini juga," ungkap Eliz.

"Kita mau juga karena untuk Indonesia, tapi enggak begini-begini bangat lah. Kita bayar angkot sendiri masih oke, tapi kalau disiksa seperti ini sampai tidak dikasih makan kan kebangetan," sambungnya. [lo/trb]
loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.