Header Ads

Tindak Tegas, Diamond Karaoke Resmi Ditutup Pemprov DKI Jakarta


[lndonesia.org] - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup Diamond Club and Karaoke, Tamansari, Jakarta Barat pada Kamis (16/11) malam. Penutupan dilakukan berdasarkan instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta agar dilakukan tindakan tegas terhadap semua tempat hiburan yang terbukti melanggar Peraturan Daerah.

"Prosesnya pada hari ini 16 November, kami dari Satuan Polisi Pamong Praja melakukan pemberhentian atau penutupan secara permanen untuk kegiatan usaha diamond karaoke yang pada tanggal 15 September ditutup sementara sambil menunggu hasil penyelidikan Polda Metro Jaya," kata Kepala Seksi Operasi Satpol PP DKI Jakarta Harry Apriyanto dikutip dari merdeka.com, Jumat (17/11).

Penutupan berlangsung kondusif karena semenjak disegel pada September 2017 lalu, Diamond Karaoke sudah berhenti beroperasi. Sehingga saat eksekusi penutupan berlangsung, tidak ada tamu atau pengunjung yang datang. Sebanyak enam penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dan 15 anggota Satpol PP dikerahkan untuk melakukan penutupan.

Harry menegaskan bahwa Diamond Karaoke telah terbukti melanggar Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan.

Pada Pasal 99 Perda tersebut, berisi ketentuan soal pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) bagi perusahaan hiburan malam yang terbukti melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan, dan pemakaian narkoba dan/atau zat adiktif.

Penutupan ini terkait kasus anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Indra J Piliang ditangkap jajaran Polda Metro Jaya karena diduga menggunakan narkoba jenis sabu pada Rabu (13/9). Indra bersama dua rekannya yang ditangkap di sebuah tempat karaoke Diamond di bilangan Jakarta Barat.

Sebelum pada April lalu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI juga menemukan enam orang pengunjung sedang menggunakan sabu di Diamond Karaoke. [lo/mdk]
loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.